Sawahlunto — Dalam upaya meningkatkan tata kelola administrasi pemerintahan desa berbasis digital, Program Studi Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (IPK) Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Program Integrasi Prodi dan Nagari (PIPN) di Kantor Desa Kubang Tangah, Kota Sawahlunto, pada 20–21 Juli 2026. Kegiatan ini mengangkat tema "Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Arsip Digital dan Implementasi SOP Berbasis Cloud Computing bagi Staf Kantor Desa Kubang Tangah, Sawahlunto" dan berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa, 20-21 Juli 2026.
Pelatihan ini diikuti oleh 20 orang staf Kantor Desa Kubang Tangah yang terlibat langsung dalam pengelolaan administrasi dan arsip desa. Kegiatan ini menghadirkan lima dosen Prodi IPK sebagai narasumber, yaitu Malta Nelisa, S.Sos., M.Hum., Dr. Riya Fatmawati, S.IP., M.Hum., Dr. Yona Primadevi, S.Sos., M.Hum., Jeihan Nabila, S.IIP., M.I.Kom., dan Andi Saputra, S.Kom., M.Kom. Materi yang disampaikan mencakup manajemen kearsipan, penyusunan Standard Operating Procedure (SOP), serta pemanfaatan cloud computing dalam pengelolaan arsip digital.
Selain penyampaian materi, peserta juga melakukan praktik menyusun struktur folder arsip digital, menerapkan standar penamaan file, serta mengunggah dokumen ke penyimpanan berbasis cloud, sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan arsip di lingkungan kantor desa.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Dr. Riya Fatmawati, S.IP., M.Hum., mengungkapkan "Melalui kegiatan ini kami berharap perangkat desa tidak hanya memahami konsep pengelolaan arsip digital, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif."
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui pelatihan ini, staf Kantor Desa Kubang Tangah memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola arsip secara digital serta menerapkan SOP yang lebih terstandar untuk mendukung administrasi desa.
Bagi Kantor Desa Kubang Tangah, kegiatan ini memberikan sejumlah manfaat nyata, antara lain terciptanya sistem kearsipan yang lebih rapi, aman, dan mudah diakses; mempercepat proses pencarian dan pengambilan dokumen dalam mendukung pelayanan administrasi kepada masyarakat; meminimalkan risiko kehilangan atau kerusakan arsip fisik; serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi cloud computing.
Prodi IPK UNP berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi pengelolaan arsip di Kantor Desa Kubang Tangah, sekaligus menjadi salah satu bentuk kontribusi keilmuan informasi, perpustakaan, dan kearsipan bagi masyarakat. (NF)