Prodi IPK Sekolah Vokasi UNP dan Perpustakaan Archivelago KKP Matangkan Implementasi Kerja Sama Literasi Maritim

Prodi IPK Sekolah Vokasi UNP dan Perpustakaan Archivelago KKP Matangkan Implementasi Kerja Sama Literasi Maritim

PADANG – Program Studi Informasi Perpustakaan dan Kearsipan (IPK) Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar pertemuan virtual melalui Zoom Cloud Meetings pada Kamis, 26 Februari 2026, guna menindaklanjuti rencana kerja sama strategis dengan Perpustakaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Pertemuan ini merupakan langkah konkret setelah dilakukannya kunjungan awal ke Perpustakaan Archivelago KKP pada Desember lalu, dengan fokus utama pada sinkronisasi draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan penyusunan rencana aksi nyata bagi kedua belah pihak. Diskusi ini dihadiri langsung oleh Direktur Sekolah Vokasi UNP Dr. Yudi Antomi, M.Si., Koordinator Program Studi IPK Malta Nelisa, M.Hum beserta seluruh dosen IPK, serta Subkoordinator Hubungan Lembaga dan Kepala Sub Bagian Hubungan Lembaga Budi Ichsan Nasution, S.P., M.Si., sementara dari pihak mitra hadir Kepala Perpustakaan KKP Pamela Damayanti beserta jajaran staf teknis terkait.

Fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut diarahkan pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kepustakawanan dan literasi guna mendukung penguatan informasi di sektor kelautan dan perikanan. Berdasarkan draf rencana aksi yang disusun, kolaborasi ini akan mencakup kegiatan pendampingan serta penyusunan kajian kompetensi sumber daya manusia yang akan dilaksanakan di wilayah DKI Jakarta dan Sumatera Barat dengan target durasi satu hingga tiga tahun ke depan. Melalui sinergi ini, kedua institusi menargetkan lahirnya laporan hasil kajian bidang kepustakawanan yang komprehensif, yang diharapkan mampu meningkatkan standar kompetensi para pengelola informasi dan pustakawan di lingkungan kementerian maupun akademisi.

Selain penguatan aspek administratif dan legalitas, pertemuan ini juga menekankan pentingnya keberlanjutan program agar memberikan dampak langsung bagi mahasiswa Sekolah Vokasi UNP dalam bentuk pengayaan praktis dan akses terhadap data riset kementerian. Dengan adanya komitmen kuat dari jajaran pimpinan kedua lembaga, implementasi kerja sama ini diproyeksikan menjadi katalisator bagi inovasi digital dalam pengelolaan dokumentasi riset negara serta membuka peluang integrasi kurikulum vokasi dengan standar industri informasi di tingkat nasional. Seluruh pihak optimis bahwa kolaborasi ini akan mempercepat transformasi literasi dan kearsipan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi terkini. (jn)