Perkuat Tata Kelola Arsip Nagari, Prodi IPK Sekolah Vokasi UNP Jalin Kerja Sama dengan Desa Kubang Tangah Sawahlunto

Perkuat Tata Kelola Arsip Nagari, Prodi IPK Sekolah Vokasi UNP Jalin Kerja Sama dengan Desa Kubang Tangah Sawahlunto

SAWAHLUNTO – Program Studi Informasi Perpustakaan dan Kearsipan (IPK) Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperluas jangkauan pengabdian dan kolaborasi institusionalnya, kali ini dengan menggandeng Pemerintah Desa Kubang Tangah, Kota Sawahlunto pada 27 Februari 2026. Kerja sama strategis ini diinisiasi sebagai upaya sinkronisasi antara dunia akademis dengan kebutuhan tata kelola informasi dan literasi di tingkat desa atau nagari. Pertemuan yang dihadiri oleh pimpinan dan dosen Prodi IPK dan Kepala Desa Kubang Tangah ini memfokuskan pembahasan pada pengembangan perpustakaan desa dan digitalisasi arsip pemerintahan desa guna menciptakan pelayanan publik yang lebih efisien dan berbasis data.

Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak menyepakati pentingnya pendampingan teknis bagi perangkat desa dan pengelola perpustakaan komunitas di Kubang Tangah. Prodi IPK berkomitmen untuk menerjunkan tenaga ahli dan mahasiswa dalam program praktisi mengajar maupun pengabdian masyarakat guna membenahi sistem pengarsipan konvensional menuju sistem digital. Selain itu, pengembangan koleksi perpustakaan desa yang relevan dengan potensi lokal Sawahlunto menjadi poin krusial agar keberadaan perpustakaan mampu menjadi pusat sumber belajar dan pemberdayaan ekonomi kreatif bagi masyarakat setempat.

Kepala Desa Kubang Tangah Pak Rice Ricardo menyambut baik kolaborasi ini dan berharap kehadiran pakar dari Sekolah Vokasi UNP dapat memberikan terobosan baru dalam pengelolaan informasi desa. Dengan adanya payung kerja sama ini, mahasiswa Prodi IPK juga mendapatkan ruang untuk melaksanakan praktik kerja lapangan yang nyata, di mana mereka dapat langsung mengaplikasikan ilmu perpustakaan dan kearsipan dalam konteks pembangunan desa. Sinergi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan indeks literasi dan tata kelola arsip di Desa Kubang Tangah, tetapi juga menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Sumatera Barat dalam hal transformasi tata kelola dokumen dan informasi publik. (jn)