Solok, 14-16 Agustus 2025 Program Multidisiplin Kemitraan Masyarakat (PMKM) dengan tajuk “Melek Digital di Usia Emas” resmi diselenggarakan pada 14–16 Agustus 2025 di Kantor/Sekretariat Rangkayo Mulia Tour and Travel, Nagari Saniangbaka, Kabupaten Solok. Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen Prodi Informasi Perpustakaan dan Kearsipan (IPK), Sekolah Vokasi, dalam memperkuat kapasitas literasi digital pada kelompok lansia.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Pengajian As Sakinah, Susi Elfina, yang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan. Lebih dari 25 peserta yang merupakan ibu-ibu pengajian As Sakinah hadir dengan semangat belajar yang tinggi untuk menguasai keterampilan digital. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Riya Fatmawati, M.Hum selaku Ketua Tim Pengabdian bersama anggota tim dosen dan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, Prodi IPK tidak hanya memperkuat perannya dalam pengembangan literasi informasi dan digital, tetapi juga mendorong pemanfaatan teknologi bagi masyarakat usia emas agar tetap produktif, berdaya, serta memiliki peran sosial yang aktif.
Selama tiga hari pelatihan, peserta mendapatkan materi pendampingan mulai dari pengenalan perangkat digital, pemahaman penggunaan aplikasi sehari-hari, hingga praktik langsung dalam mengakses informasi dan layanan berbasis digital. Pendekatan praktis ini disesuaikan dengan kebutuhan peserta sehingga mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dalam komunikasi, pencarian informasi keagamaan, maupun aktivitas sosial.
Bagi Prodi IPK, program ini memiliki relevansi yang erat dengan bidang keilmuan literasi informasi, manajemen arsip digital, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan pengetahuan. Upaya penguatan literasi digital bagi kelompok lansia mencerminkan komitmen prodi dalam memperluas manfaat keilmuan IPK kepada masyarakat, tidak hanya terbatas pada generasi muda tetapi juga menjangkau kelompok usia emas yang sering kali terpinggirkan dalam arus digitalisasi.
Melalui PMKM “Melek Digital di Usia Emas”, Prodi IPK Sekolah Vokasi berupaya menghadirkan transformasi sosial yang inklusif. Lansia diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat digital yang cerdas, kritis, dan mampu menjaga keberlanjutan peran sosialnya di tengah perubahan zaman. (jn)