IPK Vokasi UNP Raih Peringkat 1 Capaian IKU 2 Tingkat Universitas Negeri Padang

IPK Vokasi UNP Raih Peringkat 1 Capaian IKU 2 Tingkat Universitas Negeri Padang

Padang, 8 Oktober 2025 – Program Studi D3 Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (IPK) Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang meraih peringkat 1 capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 2 tingkat universitas. IKU 2 berfokus pada mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus, yang menjadi salah satu pilar utama dalam implementasi kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM).

Capaian ini menjadi bukti komitmen Prodi IPK dalam menciptakan pembelajaran yang relevan, kontekstual, dan sesuai kebutuhan dunia kerja. Melalui berbagai kegiatan seperti magang bersertifikat di lembaga informasi, perpustakaan, dan arsip nasional maupun daerah, proyek kurasi dan digitalisasi arsip berbasis komunitas, pengabdian masyarakat di nagari binaan, kolaborasi penelitian dan publikasi bersama dosen dan mitra industri, hingga kegiatan inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi informasi, mahasiswa IPK memperoleh pengetahuan akademik sekaligus keterampilan praktis dan jejaring profesional yang kuat.

Koordinator Program Studi IPK, Malta Nelisa, M.Hum., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama. “Capaian IKU 2 ini tidak terlepas dari sinergi antara dosen pembimbing, mahasiswa yang aktif, mitra eksternal, serta dukungan penuh pimpinan Sekolah Vokasi. Kami berupaya agar setiap mahasiswa memiliki kesempatan belajar di luar kampus melalui magang, proyek kemanusiaan, maupun penelitian terapan yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Direktur Sekolah Vokasi UNP, Dr. Yudi Antomi, M.Si., turut memberikan apresiasi. “Program Studi D3 Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan telah menunjukkan contoh konkret bagaimana implementasi Merdeka Belajar–Kampus Merdeka dapat dijalankan secara efektif dan terukur. Capaian ini menjadi inspirasi bagi program studi lain untuk terus berkolaborasi dan menghadirkan pembelajaran yang berdampak,” tegasnya.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Prodi IPK berhasil membangun ekosistem pembelajaran berbasis pengalaman, di mana mahasiswa tidak hanya menjadi pembelajar pasif di ruang kelas, tetapi juga aktor aktif dalam proses transformasi sosial, budaya, dan industri informasi. Model ini sejalan dengan visi Prodi IPK sebagai program studi vokasi yang unggul, adaptif, dan berorientasi masa depan.

Ke depan, Prodi IPK berkomitmen untuk memperluas jejaring kemitraan, meningkatkan variasi program magang dan proyek industri, mengintegrasikan teknologi digital dalam pembelajaran, serta mengembangkan kurikulum berbasis kebutuhan lapangan. Dengan raihan peringkat 1 IKU 2 ini, Prodi IPK tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan vokasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja institusi secara keseluruhan.

Prestasi ini menegaskan bahwa Prodi IPK Vokasi UNP siap melahirkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdampak positif bagi masyarakat. (jn)