IPK Talks Episode 2 Kupas Tuntas Literatur Anak dan Remaja

IPK Talks Episode 2 Kupas Tuntas Literatur Anak dan Remaja

Padang — Program Studi Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (IPK), Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP), kembali menghadirkan episode kedua program podcast "IPK Talks yang tayang melalui kanal YouTube resmi program studi. Episode kali ini mengangkat tema literatur anak dan remaja dengan menghadirkan Dr. Yona Primadesi, S.Sos., M.Hum., dosen Prodi IPK sekaligus pemilik penerbit Gorga di Yogyakarta, sebagai narasumber.

Dalam perbincangan tersebut, Yona menjelaskan alasan mata kuliah Literatur Anak dan Remaja hadir dalam kurikulum Prodi IPK sejak tahun 2011. Menurutnya, mata kuliah ini berbeda dengan sastra anak karena fokusnya bukan pada teori dan konsep kesusastraan, melainkan pada bagaimana sumber-sumber informasi bagi anak dan remaja dikelola oleh pustakawan di berbagai jenis perpustakaan, mulai dari perpustakaan sekolah, desa, umum, hingga khusus.

Ia memaparkan data jumlah anak dan remaja di Indonesia yang mencapai puluhan juta jiwa, serta ribuan perpustakaan sekolah di tingkat SD, SMP, dan SMA yang membutuhkan tenaga pengelola dengan kompetensi khusus dalam melayani kelompok usia tersebut. Kompetensi inilah yang menjadi luaran utama mata kuliah tersebut.

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah pergeseran paradigma dari "minat baca" menuju "daya baca", yakni bagaimana literatur mampu mendorong daya kritis, kreativitas, dan kemampuan anak memecahkan persoalan sehari-hari. Yona memperkenalkan konsep model komunikasi hasil disertasinya, yaitu kerangka yang memperhatikan latar belakang, minat, dan proses penerimaan anak terhadap bahan bacaan, sebagai pendekatan membangun kebiasaan membaca yang berkelanjutan. Ia turut mengaitkan pembahasan dengan rendahnya skor literasi Indonesia dalam tes PISA 2022 serta capaian rapor pendidikan nasional, yang menurutnya menjadi tantangan bersama, termasuk bagi calon pustakawan dan tenaga perpustakaan yang dibekali ilmu literatur anak dan remaja selama masa studi.

Di akhir sesi, Yona berpesan agar anak dan remaja tidak semata dipandang sebagai objek atau sasaran kebijakan literasi, melainkan dipahami secara utuh dari sisi perkembangan, minat, dan pola belajarnya masing-masing. Episode kedua IPK Talks ini dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Prodi IPK UNP. (NF)