PADANG PANJANG – Semangat literasi menyelimuti Kota Padang Panjang dalam agenda "Garda Literasi Serambi Mekkah Part 2" yang digelar pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari pertemuan tahap pertama yang sukses dilaksanakan pada 13 Maret 2026 lalu. Dengan mengusung tema "Transformasi Sahabat Pustaka Menuju Ekosistem Literasi Sekolah yang Inovatif dan Kolaboratif", acara ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang, Nasrul, SH, M.Si.
Berbeda dengan pertemuan sebelumnya, audiens kali ini didominasi oleh perwakilan siswa-siswi SD dan SMP se-Kota Padang Panjang yang hadir didampingi oleh guru pembimbing mereka. Fokus utama materi yang disampaikan adalah mengenai Pustakawan Cilik, sebuah konsep yang bertujuan memberdayakan siswa untuk mengelola dan meramaikan perpustakaan sekolah mereka sendiri.
Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi pakar informasi dari dua perguruan tinggi ternama di Sumatera Barat:
Antusiasme para peserta didik sangat luar biasa selama sesi berlangsung. Banyak siswa yang menyatakan impiannya untuk menjadi pionir literasi di sekolah mereka masing-masing, dengan harapan dapat mengajak rekan sebaya untuk lebih mencintai buku. Bahkan, beberapa peserta secara terbuka mengungkapkan cita-cita mereka untuk menjadi pustakawan profesional di masa depan.
"Transformasi 'Sahabat Pustaka' ini diharapkan tidak hanya berhenti di tingkat teori, tetapi benar-benar melahirkan ekosistem sekolah yang inovatif," ungkap pihak penyelenggara di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang.
Keterlibatan aktif dosen dari Program Studi Informasi Perpustakaan dan Kearsipan (IPK) Sekolah Vokasi UNP dalam kegiatan ini membuktikan peran penting akademisi dalam memupuk minat baca sejak dini, sekaligus membekali generasi muda dengan keterampilan tata kelola perpustakaan yang kreatif. (jn)