Bawa Misi Literasi Global, Dosen IPK UNP Dr. Yona Primadesi Wakili Indonesia di Chennai International Book Fair 2026

Bawa Misi Literasi Global, Dosen IPK UNP Dr. Yona Primadesi Wakili Indonesia di Chennai International Book Fair 2026

CHENNAI, INDIA – Akademisi Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Dr. Yona Primadesi, dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Kearsipan (IPK), terpilih menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam ajang bergengsi Chennai International Book Fair (CIBF) 2026 yang diselenggarakan pada 16–18 Januari 2026 di Kalaivanar Arangam, Chennai, India. Dalam forum yang mengusung tema "A Conversation Between Civilisations" tersebut, Dr. Yona hadir melalui program eksklusif CIBF Fellowship. Beliau menjalankan peran strategis baik sebagai praktisi industri penerbitan (Rights Director Gorga Publisher) maupun sebagai representasi akademisi tanah air.

Mempromosikan Kekayaan Intelektual UNP

Salah satu poin penting dalam kunjungan ini adalah misi Dr. Yona untuk memperkenalkan potensi riset dan literasi lokal ke tingkat global. Beliau membawa serta Katalog Perpustakaan Universitas Negeri Padang untuk diperkenalkan kepada para mitra internasional.

Langkah ini bertujuan untuk:

  • Membangun Kolaborasi: Membuka peluang kerja sama antarperpustakaan perguruan tinggi secara internasional.
  • Pertukaran Informasi: Memperkenalkan koleksi dan terbitan akademik UNP kepada audiens global.
  • Diplomasi Literasi: Menunjukkan bahwa perpustakaan universitas di Indonesia memiliki tata kelola informasi yang siap bersaing di era digital global.

Fokus Kegiatan di India

Sebagai delegasi Indonesia, agenda Dr. Yona sangat padat, meliputi pertemuan Business-to-Business (B2B) untuk pertukaran hak cipta buku, serta diskusi mengenai masa depan industri perbukuan di Asia. Kehadirannya memperkuat posisi Indonesia dalam dialog antarperadaban melalui media tulisan.

"Membawa katalog Perpustakaan UNP ke forum internasional seperti CIBF adalah upaya kami untuk menunjukkan bahwa universitas kita aktif dalam sirkulasi pengetahuan dunia. Ini bukan sekadar pameran buku, tapi jembatan untuk kolaborasi riset dan publikasi di masa depan," ujar Dr. Yona.

Dampak bagi Institusi

Partisipasi ini diharapkan dapat meningkatkan international outlook Prodi IPK dan Perpustakaan UNP, serta memberikan inspirasi bagi mahasiswa mengenai luasnya cakupan kerja di bidang ilmu perpustakaan dan penerbitan yang mencakup negosiasi hak cipta internasional. (jn)