29–31 Oktober 2026, Dosen Prodi IPK Sekolah Vokasi UNP Yona Primadesi Jadi Narasumber Festival Literasi IV Kota Padang Panjang

29–31 Oktober 2026, Dosen Prodi IPK Sekolah Vokasi UNP Yona Primadesi Jadi Narasumber Festival Literasi IV Kota Padang Panjang

Padang Panjang – Salah satu dosen Program Studi Informasi Perpustakaan dan Kearsipan (IPK), Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP), Dr. Yona Primadesi, M.Hum., menjadi narasumber dalam kegiatan Gelar Wicara Literasi pada Festival Literasi IV Kota Padang Panjang Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 29–31 Oktober 2026 di Lapangan Bancah Laweh, Kota Padang Panjang, mengusung tema “Kota Literasi, Kota yang Menginspirasi.”

Dalam gelar wicara tersebut, Yona Primadesi berbagi perspektif mengenai sastra anak dan inovasi literasi bersama sejumlah tokoh literasi, yaitu Bapak Yusrizal KW, pegiat literasi dan penulis, Bunda Literasi Kota Padang Panjang, Ibu Maria Feronika Hendri Arnis, serta Shazia Naura Andiqna, penulis buku yang turut memperkenalkan karya terbarunya dari penerbit Gorga.

Diskusi ini menjadi ruang berbagi gagasan mengenai perkembangan literasi, khususnya bagaimana sastra anak dapat berperan dalam membangun minat baca, mengembangkan imajinasi, serta menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda. Selain itu, pembahasan mengenai inovasi literasi turut memberikan perspektif tentang pentingnya menghadirkan pendekatan dan kegiatan literasi yang kreatif, relevan, serta dekat dengan kehidupan masyarakat.

Keterlibatan Yona Primadesi dalam kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi akademisi Prodi IPK Sekolah Vokasi UNP dalam memperluas ruang diskusi dan pengembangan literasi di tengah masyarakat. seperti yang dikatakan Yona, “Literasi anak tidak cukup hanya dibangun dengan mengajak mereka membaca, tetapi juga perlu menghadirkan pengalaman yang menyenangkan, dekat dengan kehidupan mereka, dan mampu merangsang imajinasi. Sastra anak memiliki peran penting dalam membangun karakter, empati, dan kecintaan terhadap budaya sejak dini. Karena itu, inovasi literasi perlu terus dikembangkan agar kegiatan membaca menjadi pengalaman yang bermakna bagi anak-anak.” ujarnya. Keahliannya dalam bidang ilmu perpustakaan dan literasi turut memperkaya perspektif mengenai peran perpustakaan, sastra, dan berbagai inovasi dalam membangun budaya baca.

Festival Literasi IV Kota Padang Panjang merupakan agenda literasi yang menghadirkan beragam kegiatan, di antaranya pameran literasi, gelar wicara, bedah novel dan temu novelis, lomba baca puisi, penampilan seni budaya, bazar buku, peluncuran buku anak, serta berbagai aktivitas literasi lainnya.

Melalui forum ini, berbagai kalangan, mulai dari akademisi, penulis, pegiat literasi, hingga masyarakat umum, mendapatkan kesempatan untuk bertukar gagasan dan memperluas jejaring dalam pengembangan budaya literasi.

Partisipasi dosen Prodi IPK Sekolah Vokasi UNP dalam Festival Literasi IV Kota Padang Panjang sekaligus menunjukkan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung gerakan literasi daerah. Keterlibatan akademisi dalam forum publik diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, komunitas literasi, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem literasi yang berkelanjutan. (jn)