[Padang, 21/11] – Program Studi Teknologi Kosmetik sukses menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku industri kosmetik, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta akademisi pada Kamis, 21 November 2024 lalu. Acara ini bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja, regulasi, serta perkembangan teknologi dalam industri kosmetik.
Kegiatan yang bertema “Meningkatkan Kualitas Profil Lulusan Berdasarkan Capaian Pembelajaran Program Studi D4 Teknologi Kosmetik” ini dihadiri oleh perwakilan dari perusahaan kosmetik terkemuka di Sumatra Barat, seperti Nusantara Beta Farma serta pejabat dari BPOM yang membidangi pengawasan dan regulasi produk kosmetik.
Direktur Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang, Ketua Program Studi Teknologi Kosmetik, Dr. Yudi Antomi, M.Si dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan regulator. “Kami berharap melalui FGD ini, Prodi Teknologi Kosmetik dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan industri dan memahami regulasi yang berlaku,” ujar Yudi Antomi.
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, beberapa isu strategis yang dibahas meliputi:
Perwakilan BPOM, Aria Bogorianti Asgul, S.Si, apt. menegaskan pentingnya pemahaman mendalam tentang regulasi kosmetik untuk mendukung keberhasilan produk di pasar. “Kami sangat mendukung inisiatif seperti ini karena memastikan lulusan perguruan tinggi memiliki pengetahuan yang memadai tentang regulasi, sehingga dapat membantu perusahaan dalam memenuhi persyaratan perizinan,” katanya. Sementara itu, apt. Diana Agustin, S.Si, M.M, M.Si., FACP menyampaikan apresiasi terhadap upaya Prodi Teknologi Kosmetik dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. “Kami melihat potensi besar dari lulusan Prodi Teknologi Kosmetik untuk menjadi inovator dalam menciptakan produk-produk yang sesuai dengan tren pasar,” ujarnya. Dengan terlaksananya FGD ini, Prodi Teknologi Kosmetik optimis dapat menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing, serta berkontribusi dalam mendorong kemajuan industri kosmetik di Indonesia (NS).